Rabu, 05 September 2007

Nasib pejalan kaki

Duh malang benar nasib pejalan kaki di Indonesia. Jalur pejalan kakinya mana ? hampir sebagian besar jalan-jalan belum punya trotoar. Kalaupun ada, trotoarnya kecil-kecil dan si pejalan kaki harus berebutan dengan Kakilima (PKL).

Tempat penyeberangan khusus pejalan kaki ? Zebra Cross tidak dianggap oleh para pengemudi yang tidak tahu aturan. Atau si pejalan kaki tidak ada jaminan keselamatan di jalan.

Jembatan penyeberanganpun harus berebutan dengan PKL dan aneh bin nyata ada juga sepeda motor naik ke jembatan penyeberangan untuk memotong jalan ?

Bandingkan dengan negara tetangga seperti foto di atas yang sudah sangat memperhatikan para pejalan kaki.
Pejalan kaki transportasi sehat, tidak megeluarkan biaya dan tidak menghasilkan polusi . Para bapak walikota dan bupati, hormati dan sediakan infrastruktur yang layak untuk para pejalan kaki !! Untuk teman-teman perencana, masukkan desain-desain infrastruktur bagi pejalan kaki di setiap program rencana kota kita.

Semoga anak cucu kita nanti dapat menikmati hasil karya kita.





1 komentar:

jabba mengatakan...

inilah indonesia pak. berjalan kaki merupakan hal yang dilakukan karena terpaksa bukan suatu alternatif kegiatan bergerak. selain itu penegasan peraturan tentang ruang pejalan kaki di negara kita belum ada.kondisi yang saat ini yang menjadikan pedestrian sebagai ruang multi fungsi tidak dapat dihidari. harapan saya penyediaan ruang pejalan kaki bisa diperhatikan lebih maksimal oleh perencana dan pemerintah.trim's